Mamuju, 24/12/2010. Dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Prov. Sulawesi Barat (Dr. Muh Idris, M.Si), Rapat kerja tahun 2020/2021 oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, kali ini diselenggrakan dengan suasana yang berbeda dari tahun sebelumnya. Kegiatan yang berlangsung sehari ini, dilaksanakan di salah satu objek wisata Tapandullu Kab. Mamuju. ” Yahh… sekalian refreshing akhir tahun, biar ngga bosan di dalam ruangan terus”, ungkap Kadis KP.

Sekprov SulBar (Dr. Muhammad Idris, M.Si) saat memberi sambutan pada kegiatan raker DKP Tahun 2020/2021

Dalam sambutannya Sekprov SulBar, mengemukakan akan 3 hal yang mesti dilaksanakan saat melaksanakan Raker, yakni : Evaluasi, Strategi, dan look fot the future. ” Tiga hal ini sebaiknya Bapak/Ibu utamakan dalam melaksanakan raker nanti, agar apa yang kita laksanakan dapat berjalan sesuai dengan harapan dan cita-cita kita bersama demi wilayah kerja yang kita cintai bersama ini”. tutur Muh. Idris yang pagi itu didamoingi Kadis dan Sekdis KP saat memberi sambutan.

Selain fokus pada persoalan-persoalan masyarakat nelayan yang hingga saat ini masih menjadi penyumbang angka kemiskinan, DKP sebagai leading sektor kelautan dan perikanan di Daerah, jangan sampai lupa untuk “merawat organisasnya sendiri”. Setidaknya, itu yang menjadi salah satu poin penting dari Raker ini. ” Kita jangan hanya terfokus pada pelayanan masyarakat, meskipun itu menjadi fitrahnya kita sebagai ASN, namun kita lupa untuk memperhatikan kelembagaan kita sendiri” papar Fadli pagi itu.

Rapat kerja yang diselenggarakan pada (Rabu, 23/12/2020) ini, mencuat beberapa hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan di Tahun 2020, diantaranya :

  1. Keterbatasan anggaran akibat penanganan COVID-19 yang berdampak pada masih banyaknya kegiatan yang kurang maksimal bahkan tertunda untuk dilaksanakan.
  2. Perlunya penguatan armada, sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
  3. Peningkatan capacity building sebagai pelaksana kegiatan yang bersifat teknis di lapangan
  4. Integrasi sistem perencanaan kegiatan antar bidang yang belum sinkron.
  5. Right man on the right job system yang masih perlu dibenahi.
  6. Kedisiplinan pegawai baik ASN dan Non ASN yang perlu ditingkatkan, dan
  7. Pembenahan gedung kantor yang belum memenuhi kriteria sebagai sistem perkantoran modern.

Dan masih banyak lagi hal lain yang dianggap perlu pembenahan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Foto : Pemaparan masing-masing bidang

Selain paparan dari masing-masing bidang perihal evaluasi dan rencana kegiatan, Kepala Dinas KP yang nota bene masih berkarir sebagai tenaga profesional di BPPT (Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi) ini, memberi kesempatan kepada beberapa ketua Tim yang sebelumnya telah dibentuk yang pada gilirannya diharapkan dapat menjadi leader system dalam peningkatan mutu layanan kepada masyarakat, yakni : Tim Kinerja Pelayanan Publik, Tim Kinerja audit Internal, Tim Kinerja SDM, Tim Disiplin, dan Tim Informasi dan teknologi (IT). ” Tim ini sengaja saya bentuk agar dapat membantu kita dalam peningkatan mutu layanan baik kepada sesama ASN maupun kepada masyarakat” terang Fadli.

Kegiatan seperti ini, dijadwalkan akan menjadi egenda rutin DKP di setiap akhir tahun, agar apa yang telah sementara dan akan dikerjakan dapat dievaluasi bersama – sama. ” Saya akui, learning by doing adalah pola kerja yang selama ini menjadi passion kita, namun tanpa niat dan kebersamaan yang tulus, mustahil apa yang menjadi cita-cita kita bersama sebagai pembantu Gubernur dalam mensejahterakan masyarakat khususnya nelayan akan terlaksana dengan baik”. tutup Kadis KP siang itu.

By Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat

Follow by Email
YouTube
YouTube
Instagram